Hanzo Cup I Surabaya #2 – Berubah Haluan, Alex Gresik Sukses Antar MB Grandong Nyaris Hattrik

Kejutan datang dari kelas terpanas pada gelaran Hanzo Cup I Surabaya, Minggu 26 Juli kemarin. Pasalnya sebagai pendatang baru, nama MB Grandong langsung melejit setelah keberhasilannya yang nyaris hattrik.

Menariknya lagi ternyata burung yang baru tampil kedua kalinya usai mabung di masa pandemi itu adalah amunisi andalan Mr Alex Superman BF Gresik. Karena seperti diketahui bahwa nama Mr Alex selama ini tak bisa dipisahkan dari nama Cucak Ijo Godong yang turut mengantarkan namanya di kancah perburungan tanah air sebagai pemain papan atas sekaligus mantan pemilik burung yang masuk dalam jajaran burung legenda itu.

“Ya lagi belajar lah mas main Murai Batu,” celetuk Alex yang merendah diri ketika ditanya alasannya berubah haluan ke kelas Murai Batu. Bahwa menurutnya, ikut main di kelas Murai Batu lebih memacu adrenalin dan selalu bikin jantung deg deg an. Apalagi selain sulit mengkondisikan Murai Batu agar selalu maksimal di tiap penampilannya, persaingan untuk merebut posisi puncak di kelas neraka itu sangatlah berat.

MB Grandong Rebut juara 1 kelas MB G 36

“Terutama di even Hanzo Cup I kali ini, terlihat burung-burung papan atas yang kerap merajai di berbagai even akbar hingga kolosal ikut turun gunung,” ungkap Alex yang sengaja menurunkan 4 gaco andalan di kelas Murai Batu.

Dan yang menjadi perhatian adalah aksi dari MB Grandong yang langsung tampil mempesona di kelas Murai Batu pembuka atau Murai Batu G16 sekaligus merebut podium juara. Tak sampai di situ di kelas G 36, Grandong kembali menunjukkan aksi sujud-sujudnya dan sesekali mengeluarkan isian Lovebird yang cukup panjang saat posisi kepala di bawah plus powernya yang tembus. Bahkan Alex menyebut durasinya bisa mencapai P1 kalau di kelas Lovebird.
Kerennya lagi, MB Grandong nyaris saja meraih hattrik jika saja di kelas Murai Batu A posisinya tidak melorot ke posisi runner. Sedangkan gaco lainnya MB Slamet juga tak lepas dari prestasi dengan meraih runner up di kelas Murai Batu Brawijaya, dan untuk MB James Bond hanya mampu berada di posisi 5.

Dengan keberhasilan MB Grandong dan beberapa gaco lainnya merebut prestasi di kategori Murai Batu, Alex kini semakin percaya diri dan akan terus mengawal amunisi andalannya itu untuk tampil powerfull di berbagai even besar hingga kolosal. “Dengan usia MB Grandong yang masih sekitar 1,5 tahun, maka perjalanannya untuk bertarung dengan burung-burung papan atas masihlah cukup panjang,” tutup Alex.*

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here