Gantangan GES Mulawarman Kembangkan Sistim Ajuan Nominasi Terbuka, Untuk Burung Pelanggaran Jangan Kuatir Ada Cash Back Lima Ribu Dari Panitia  

Gantangan GES Mulawarman Loa Duri Kutai Kartanegara, adopsi sistim ajuan nominasi terbuka dari SMM Kota Malang.

Jadwal rutin Mingguan GES Mulawarman Edisi ke-8 (13/11) yang diselenggarakan di Areal Pasar Loa Duri Kutai Kartanegara kembali mendapatkan atensi kicau mania setempat. Bahkan beberapa pemain dari Samarinda kota juga seberang dan sekitarnya tampak hadir menggantangkan gacoannya. Tercatat sedikitny 300 kicau mania yang mendaftarkan gacoannya siang itu.

Terus mendapatkan kepercayaan dari publik kicau mania.

Inovasi dan regulasi terus dipertontonkan oleh Kru GES pimpinan Erick Widianto dengan yang sudah berjalan tiga minggu terakhir ini menggunakan sistim ajuan nominasi terbuka yang diadopsi dari Seduluran Murai mania (SMM) Kota Malang, sehingga pemain bisa langsung melihat burungnya mendapatkan nilai dari juri.

Punggawa Gantangan GES Mulawarman Semakin Solid.

Dari sisitim nominasi terbuka ini sudah dipastikan juri yang bertugas tidak akan bisa main – main dengan pilihan nominasi juaranya karena langsung dikroscek dengan juri lainnya serta dilihat oleh pemain.

Kelas murai borneo, cucak hijau tetap jadi primadona.

‘‘Tujuannya dari sistim ajuan nominasi terbuka ini kita lebih transparasi tanpa ada yang disembunyikan. Ada 4 kolom ajuan juri, 3 ajuan lanjut 2 dan 1. Maksudnya yang diprioritaskan tentu ajuan juri 4 atau 100 persen (suara terbanyak). Disusul kolom ajuan juri 3 sama dengan 75 persen. Sehingga ajuan yang berhak mendapatkan koncer tentu di ajuan 4 disusul 3. Bila mana ada juri yang mengajukan hanya 2 juri atau didukung oleh 1 juri saja dia tidak berhak menancapkan bendera merah atau biru. Bila kolom 4 dan 3 terjadi bendera yang sama maka juara diambil dari ajuan terbanyak dari Juri. Oleh sebab itu sistim ini tidak perlu IP ataupun Korlap sehingga keputusan juara ada sama juri yang bertugas semua statusnya sama,“ tutur Erick pada kontesburung.com.

Dijelaskan pula bahwa sistem yang diadopsi dari SMM ini untuk lebih memudahkan sistim penilaian yang transparan. ‘‘Untuk wilayah Kalimantan Timur, penilaian memang lebih cocok dari Jawa Timur sebagai baro meter perburungan sampai saat sekarang yang memang punya hubungan historis dari sagala bidang,“ jelas pria ramah asli Surabaya tersebut.

Yang menarik lagi di Gantangan GES Mulawarman sudah 3 Minggu terakhir ini, untuk burung minus atau mendapatkan pelanggaran mendapatkan saweran dari panitia Lima Ribu Rupiah sebagai bentuk Cash Back buat ramai – ramaian supaya pemain juga merasa dihargai meskipun burungnya tidak jadi juara.

Adopsi dari SMM Seduluran Murai Medan batu Malang Indonesia, Untuk penilaian memang Jawa timur yang pas untuk diterapkan di Kalimantan Timur. ‘‘Kalau untuk namanya adopsi sistim dari mana saja  yang terpenting tujuannya baik bagi perburungan kicau mania Kaltim tidak perlu untuk malu,‘‘ tutupnya /// kb5

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here