Connect with us

Tips Trik

Cucak Hijau “PM” milik Keang Alpuket SF Jakarta, Tampil Double Winner, Ini Dia Rahasianya

KONBUR Tayang

:

Cucak Hijau Pancoran Mas Milik Keang Alpuket SF Jakarta
Keang Hidayat pemilik Ijo Pancoran Mas

Dieven Republika Team  CILB gelaran komunitas cucak hijau di lapangan Kir Jakarta Selatan, Minggu (21/10) cucak hijau Pancoran Mas (PM) menarik perhatian juri dan penonton. Dari dua sesi yang diikutinya, berhasil meraih gelar juara pertama alias double winner. Apa rahasia sang pemilik hingga burung tersebut tampil hebat?

Buat Keang Hidayat,dari Alpuket SF Jakarta Selatan  membeli burung siap lomba tidak perlu harus mahal. Yang penting kita memahami materi dan kualitas burung tersebut, kemudian mengkondisikannya. Ini yang dilakukannya ketika membeli PM.

Saat dia memutuskan membelinya, dalam penilaiannya burung ini  bakal moncer, karena memiliki mental dan materi bagus juga kualitas volumenya. Dan ternyata prediksinya tidak meleset, beberapa hari dalam perawatannya, prestasi burung ini langsung melejit. “Padahal awalnya ini burung rumahan,” ungkapnya.

Cucak Hijau Pancoran Mas Milik Keang Alpuket SF Jakarta

Ijo PM sering Koncer di lapangan

Prestasinya terus mengorbit, tidak hanya digelaran latpres maupun lokalan atau regionalan tapi juga disejumlah lomba lumayan besar. Saat debut manisnya dimulai dalam even Road To Presiden Cup V kemasan Adam Enterprise, di Pasar Modern, Pondok Cabe Tangerang Selatan, tiga bulan silam. Saat itu hampir saja mencetak double winner.

Rangkaian prestasinya terus berlanjut, meskipun sempat istirahat mabung namun burung ini kembali keperforma terbaiknya pasca mabung. Seperti halnya hari itu, penampilannya merupakan yang kali ketiga setelah menyelesaikan masa mabungnya. “Sejak selesai mabung, kemarin juara satu di latberan,” bisiknya.

Burung hebat di lapangan tentu tak lepas dari rawatan harian. Lantas, bagaimana kiat Keang mengkondisikan burung rumahan hingga menjadi burung lapangan yang disegani lawan? Dia mengaku tidak ada kiat khusus, hanya kebetulan saja menembukan burung berkualitas bagus.

Dalam hal perawatan rutinnya, pagi pukul 05.00 WIB, subuh burung sudah dibuka krodong. Kemudian diembunkan dibawah rindangnya pohon alpuket dikediamannya kawasa Cipedak, Srengseng Jakarta Selatan.

Baca Juga  Setahun Berdiri, Menteng Enterprise Jakarta Selatan Buka Latberan Hampir Tiap Hari

Menurutnya, dia tidak pernah menjemurnya, karena pagi harus berangkat kerja/ Jadi, selesai diembunkan langsung masuk kamar didampingi burung masteran terutama jenis platuk. Dan menariknya burung ini tidak mau mandi di keramba tapi cukup dicepuk ukuran besar dan menggunakan air mandi khusus,

Air mandinya, bukan air biasa, tapi air yang sudah diembunkan ditempatkan berupa kendi dari tanah liat. Setelah digunakan, kendi tersebut kembali air untuk digunakan mandi keesokan harinya.

Kebutuhan mandinya di sore hari atau kalau di lapangan sebelum digantang terlebih dahulu disediakan bak kecil buat mandi. Kebiasaan mandi dengan air embunan dalam kendi ini mungkin air tersebut lebih sejuk dan segar rasanya karena sudah diembunkan.

Dia sendiri pernah mencobanya dengan air biasa yang diisi dari air sumur, namun anehnya  burung tersebut ngga begitu tertarik untuk mandi. Kalaupun mau mandi tapi tidak seperti menggunakan air dalam kendi. ?Mandinya kurang semangat.  Berbeda bila menggunakan air kendi langsung dia  nyebur berkali-kali  hingga basah lepek,” jelasnya.

Setelah selesai diembunkan hingga pagi hari burung dimasukan ke ruangan, sebelum berangkat kerja pagi dia berikan 5 ekor jangkrik dan sore harinya kembali diberikan dalam jumlah yang sama. Tambahan ekstrafooding, buah pepaya dan pisang kepok. Diberikan bersamaan, burung bergantian mengkonsumsi kedua buah tersebut, diselingi makan voer.

Keunggulan burung ini memiliki materi lagu yang luar biasa, isian suara kenarian, ciblek dan lebih dominan suara tembakan platuk. Begitu juga durasi kerjanya dari awal hingga akhir. Dengan perawatan standar mampu menampilkan aksi ciamiknya di lapangan. *kb4

Tips Trik

Tips Memilih Lovebird Ombyokan Ala Dapid Lovebird Grosir Burung Lovebird Terbesar dan Terpercaya

Published

on

By

konbur dapit lovebird sidoarjo
Dapid. Didepan Lovebird Ombyokan yang siap dikirim ke berbagai kota.

Ngomongin Lovebird Ombyokan pasti para ekek mania langsung teringat Dapid Lovebird, agen burung terbesar yang beralamatkan di desa Sambisari RT 36 RW 07 Blok J  Sidoarjo, selalu ready ratusan ekor tiap hari membuat rumah yang sekaligus dijadikan kiosnya itu selalu ramai dikunjungi para ekekmania.

Ratusan Ekor Lovebird Datang Tiap Hari di Kios Dapid Lovebird

Ditambah dengan harganya yang terjangkau serta stok yang melimpah tiap harinya menjadikan para ekekmania menjadi betah dalam memilih para gaco yang diinginkannya.

Pembeli. Bisa Langsung Pantau Calon Gacoan.

Selain menyediakan Lovebird Ombyokan baru baru ini Dapid juga mendatangkan Kenari berbagai jenis dan warna serta berbagai Assesoris dengan Brand Dapid Lovebird, Seperti Kaos, Krodong, Sangkar Bulat dan Pok Pokan serta Sangkar untulan dengan harga yang masih terjangkau ungkapnya.

Kenari Juga Tersedia Di Kios Dapid Lovebird
Marchendise Dengan Brand Dapid Lovebird. Awass Jangan Sampai Kehabisan.

Tak hanya itu untuk stok Lovebird yang ada dikiosnya pun terbilang cukup lengkap, tak hanya warna warna standart seperti josan, pasjo dan paskun, Dapit juga menyediakan warna warna eksotik macam GS,BS, Biola, Euwing dan juga Parblue yang di bandrol dengan harga yang cukup terjangkau, tak hanya menyediakan Lovebird Ombyokan Dapid juga menyediakan Lovebird prospek dan bahan kekekan lomba dengan bandrol harga mulai dari 100K s/d 300K.

Warna Cantik. Mulai Josan Hingga Biola Ada Di Sini

Ratusan lovebird ombyokan akan habis dalam sehari, karena Dapit tak hanya melayani pembeli yang datang langsung dikiosnya tapi iapun juga melayani pengiriman untuk pemesanan dari berbagai wilayah senusantara dengan ongkos kirim ditanggung pembeli ungkapnya saat ditemui dikioasnya beberapa waktu yang lalu.

Kirim Luar Pulau Via Udara, Ingat Ongkir ditanggung Pembeli.
Kirim Kirim Via Jalur Darat Juga Bisa

Menurut Dapid ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan dalam memilih Lovebird ombyokan diantaranya.

1.      Pastikan sang burung aktif tidak lesu saat berada di dalam koloni atau di dalam ombyokan

2.      Lihat pada bagian mata sang burung dan pastikan matanya bening serta tidak berair

Baca Juga  Rebut Hadiah Puluhan Juta dan Bonusnya di NzR Jabodeksi Cup  di Cibubur, Minggu 9 September 2018

3.      Enak dipegang, dalam artian saat dipegang badan sang burung tampak singset dan juga aktif.

Tetesi dengan Cendo Xitrol untuk pencegahan.

Dapid juga memberikan beberapa solusi yang wajib dipraktekan yakni.

1.      Sebaiknya mata burung segera di tetesi dengan obat mata Cendo Xitrol yang bisa di dapatkan di Apotik terdekat, fungsi pemberian obat mata tersebut untuk mengantisipasi timbulnya gejala Snot penyakit yang penularannya sangat cepat untuk burung Paruh bengkok.

2.      Selama masa karantina sebaiknya burung tidak usah dijemur dan juga dimandikan, biarkan burung beradaptasi terhadap lingkungan tanpa di krodong selama beberapa hari.

3.      Pastikan Air minum dan pakan selalu diganti tiap hari, serat kebersihan kandang selalu dijaga untuk mengurangi resiko penyebaran penyakit kepada burung yang lainnya ungkap Dapid.  

Untuk Koloni Dirumah. Idialnya 1 Box Diisi 15 Ekor

Jadi tunggu apalagi jika pera ekekmania sudah tau dan paham cara memilih lovebird omboykan langsung saja meluncur ke kios Dapit Lovebird yang selalu buka setiap hari dari jam 7 pagi hingga jam 6 sore dengan alamat Jl. Sawunggaling Gang IV Desa Sambisari RT 36 RW 07 Blok J dekat Pabrik Tahu Pak Sawi Sidoarjo.

Kunjungan Crew Metro TV Ke Kios Dapid Lovebird.

Atau bisa juga cek FB Resminya di Dapid Puspa Agro & inisial davit serta Dapid Labet Puspaagro dengan ig : davit_lovebird_sidoarjo selain itu anda juga bisa juga klik chanel youtube : dapit Lovebird Sidoarjo atau langsung saja hubungi Dapit di nomer tlp/wa : 0856 0871 5079 bukan yang lain, karena belakangan ini banyak akun palsu yang mengatasnamakan dirinya ungkapnya kepada kontesburung.com.

Lanjutkan Membaca

Tips Trik

Gus Husain Buka-bukaan Soal Perbaiki “Amunisi” yang Rusak hingga Moncer di Lomba Nasional

Published

on

Lap Kelap Nemoer
MONCER TERUS. Gus Husain (kiri) bersama tim, usai Murai Batu gacoanya moncer di Ponorogo Bangkit Cup 1, Minggu (7/4/2019).

Burung-burung “amunisi” usungan Lap Kelap Nemoer SF besutan Gus Husain asal Magetan semakin kerap mendulang prestasi, termasuk di lomba-lomba berskala nasional. Setidaknya dalam jeda waktu sekitar dua Minggu, burung-burung pemain berslogan Single Fighter “Sarungan” terus menggasak prestasi. Mau tahu rahasianya?

Lap kelap Nemoer
RAJIN JUARA. Tim Lap Kelap Nemoer dengan komandan Gus Husain (paling kiri) pose bersama Bupati Madiun (paling kanan), usai menyabet posisi 2 di kelas Murai Batu kelas Wakil Bupati, di Bupati Madiun Cup 1.

Saat gelaran Bupati Madiun Cup 1, 24 Maret 2019 silam, Murai Batu “Kapuas JBS” sukses masuk 3 besar di kelas Bupati dan Wakil Bupati. Sedangkan saat turun di Ponorogo Bangkit Cup 1, Minggu ini, “Kapuas JBS” sukses menyabet posisi dua dengan mendukung bendera AE 1 di kelas Murai Batu Utama (150K). Semenetara di Kelas Murai Batu Reog (100K) turun untuk mensupport tim Kandidat SF, meraih juara 3.

Menariknya, ada satu burung Kacer milik Gus Husain, yakni Kacer “Patak Warak” yang menurutnya sebelumnya dalam kondisi “rusak” pun masuk posisi 5 besar, di kelas Kacer Utama tiket 150K (Kacer Ponorogo Bangkit), dengan menduduki posisi ke 4.

Jamu Santri
BEKAL WAJIB. Berbagai produk besutan santri Gus Husain, menjadi bekal wajib saat tandang diberbagai lomba.

“Itu yang menarik, Patak Warak itu beberapa waktu sebelumnya, sebenarnya adalah kacer Rusak namun Alhamdulillah, ternyata di lomba ini bisa masuk 5 besar,” buka Gus Husain di tengah Lomba.

Usut punya usut, kontesburung yang berusaha mengorek rahasianya pun akhirnya berhasil memperoleh informasi. Salah satunya, menurut Gus Husain adalah penggunaan ramuan herbal (organik) yang olehnya disebut sebagai “Jamu Santri”.

Jamu Santri

“Ramuan yang saya gunakan ini bisa untuk mengatasi berbagai kendala yang dialami burung, seperti macet bunyi, meningkatkan metabolisme burung, menyembuhkan banyak penyakit pada burung seperti telo, serak, nyilet, berak kapur hingga ngelowo,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, Jamu Santri ini juga akan memaksimalkan suara burung menjadi kristal, mengatasi macet bunyi dan membuatnya rajin berkicau. Termasuk menjadikannya lebih fighter jika turun di ajang lomba.

Baca Juga  Ditangan Keanue Yudi SF, LB Baby Over Dosis Makin Eksis di Pres Cup V

“Dan ramuan herbal ini bisa digunakan untuk semua burung, tak terbatas hanya pada Murai dan Kacer saja. Kacer Patak Warak itu rusak awalnya, dan secara rutin saya terapi dengan Jamu Santri ini, Alhamdulillah kini normal kembali dan menjadi lebih fit,” tandasnya.

Cara penggunaannya pun tidak ribet, cukup berikan 3 tetes pada air minum burung atau suntikkan ke 3 ekor jangkrik (sesuai takaran), berikan 2 atau 3 hari sekali. Sedangkan untuk burung yang sakit bisa dilakukan setiap hari. “Insya Allah akan sembuh. Dan jika bingung cara penggunaannya bisa menghubungi saya,” pungkas Gus Husain. Sukses Selalu Gus Husain..

Lanjutkan Membaca

Tips Trik

Murai Batu T-Rex Juara Dikelas Utama Anniversary CBCL Jakarta, Ini Dia Rahasianya

Published

on

Murai Batu T Rex milik Mr.Hugeng Jakarta Barat
Mr.Hugeng pemilik T-Rex menerima throp juara

Nama murai batu T-Rex kembali jadi perhatian. Prestasinya melesat kembali dalam gelaran Anniversary CBCL bersama NZR Indonesia di Jakarta, Minggu (17/3) lalu. Burung tersebut sukses memetik gelar juara pertama dikelas utama.

Sebenarnya, rencana awal  Mr Hugeng dari Jakarta Barat tidak berniat menurunkan murai batuT-Rex andalannya ini dieven  Anniversary CBCL. Pasalnya, menurut perhitungannya kondisi burung belum siap 100% untuk diturunkan disebuah gelaran yang lumayan ketat persaingannya.

Mengingat burung tersebut yang belum maksimal karena baru selesai rapih mabung masih dalam tahap perawatan. “Saya justru rencana mau menurunkan yang satunya lagi, ternyata burung yang mau diturunkan disini malah mabung, untuk itu saya coba mainkan T-Rex,” jelasnya.

Padahal T-Rex justru disiapkannya untuk diurunkan minggu berikutnya. Namun demikian justru burung ini tampil cemerlang saat diturunkan dikelas utama. Dikelas  Murai Batu Jawara ini dia berhadapan dengan Simba dan Kapal Keruk (KK), yang akhirnya berhasil dihadapinya.

T-Rex memang  bukan burung kemarin sore, lebih dari 4 tahun Mr Hugeng menyimpan gaco yang didapatkan dari seorang  breeder di Bengkulu ini. Ya, T –Rex memang burung ring hasil penangkaran yang didapatkannya dari rekannya Agus Tropis Bengkulu.  

Sudah banyak prestasi yang ditorehkannya. Burung ini memang memiliki materi luar biasa. Isiannya cukup lengkap, terdiri atas suara burung-burung kecil seperti kenari, kolibri, dan serindit. Selain itu juga memiliki tembakan panjang burung cililin yang dibawakannya nyusun-nyusun, serta tonjolan kapas tembak dan cerecetan lovebird.

Selain materi lagu, tentunya didukung durasi kerjanya yang sangat luar biasa. Dari awal hingga akhir nyaris tanpa jeda.

Murai Batu T Rex milik Mr.Hugeng Jakarta Barat
Mr.Hugeng bersama rekan

Perawatan Harian

Sejak menekuni hobinya diburung, Mr Hugeng  memiliki murai batu hebat bernama Meteor, jawara terbaik ditahun diawal tahun 2000an. Burung tersebut boleh dibilang burung legendaris spesialis pemenang lomba nasional. Kemudian setelah Meteor mati, ada Yakuza, Smash dan lainnya sebagai penggantinya. Kini ada T-Rex yang jadi andalannya.

Baca Juga  Murai Anak Medan milik Arie Barus Jakarta: Setahun Absen Kembali Ke Tangga Prestasi

Hingga saat ini dia memang konsisten dijalur murai batu. Dia juga lebih nyaman merawat dan mengkondisikannya sendiri dalam kesehariannya. Pagi sebelum berangkat aktivitas bisnisnya, dia masih menyempatkan merawat T-Rex.

Dalam pemberian ekstra fooding, selain kroto segar yang sudah bersih, setiap pagi, burung diberi 3 ekor jangkrik. Sore harinya, kembali diberikan 3 ekor jangkrik.  Jangkrik yang diberikannya juga tidak sembarangan. Sebelumnya dia memproses jangkriknya sedemikian rupa sebelum diberikan kepada T-Rex.

Jadi, agar jangkrik lebih higienis sehari sebelum diberikan dan dikonsumsi pada burung jangkrik-jangkrik tersebut diberi pakan sayuran. Tidak hanya cukup itu saja, sebelum dikonsumsi jangkrik dibersihkan dengan cara dibilas air hingga benar-benar bersih. Tujuannya untuk menjaga kesehatan pada burung kesayangannya ini.

Untuk kebutuhan mandi dan jemur tergantung kondisi cuaca.  Namun biasanya T-Rex hanya dijemur dalam wakti tidak lebih dari 1 – 2 jam. Mandi setiap hari. Dalam mengkondisikan sebelum turun ke lomba, selain porsi jangkrik yang sama seperti kesehariannya juga diberi tambahan  5-6 ekor ulat hongkong.

Selesai lomba burung dimasukan ke kandang umbar, hingga keesokan harinya burung tetap diumbar. Selain itu, untuk menjaga stamina juga diberikan kebutuhan vitamin untuk T-Rex..

Dan yang lebih penting lagi Mr Hugeng sangat disiplin dalam menurunkan burung kesayangannya ini. Meskipun burung dalam kondisi top form, dia tidak akan menurunkan lebih dari satu kali dalam setiap even. “Cukup turun sekali saja dikelas utama,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, dia juga tidak menurunkan gacoannya ini setiap minggu. Untuk menjaga kondisi burung agar tetap prima, dia lebih suka menurunkannya dua minggu sekali. Dengan perawatan  yang disiplin dan konsisten ini membuahkan hasil maksimal. Burung ini menjadi andalan utamanya disetiap even-even nasional. *kb4.

Baca Juga  Murai Batu “MS” Double Winner Antarkan SKR Juara Terbaik SF di AGJ Cup Jakarta

Lanjutkan Membaca