Bolali 1 Klaten #4 – Anis Merah Holiday Sang Juara Lintas EO, Kembali Tampil Mewah

Perdana tampil di even yang dikemas PBI, nama AM Holiday langsung menghebohkan kancah dunia perburungan khususnya para pecinta si burung teller pada gelaran Bolali 1 Klaten, 25 Oktober 2020 kemarin.

Cukup beralasan lantaran burung besutan H Topo Surabaya Cell Kediri itu emang sempat melejit sekitar 2 minggu sebelumnya yakni saat melakoni laga di even Piala Pasundan IV Bandung. Tak tanggung-tanggung, di gelaran perdananya pada even yang dikemas RGN itu, Holiday mampu mengalahkan burung-burung papan atas yang selama ini kerap merajai kelas Anis Merah dengan meraih juara hattrik atau bahkan nyaris menyapu bersih 4 sesi yang diikutinya.

AM Holiday boyong tropi 1,2&3

Alhasil prestasi yang langsung melambungkan nama H Topo si empunya itu banyak bikin penasaran kicaumania akan perform dari Holiday. Dan benar saja. Begitu turun di kelas Anis Merah pembuka pada even yang digebyar di gantangan Pradana Bolali Klaten, burung yang menempati nomer gantangan 28 tersebut langsung mengeluarkan jurus andalan sesaat begitu usai digantangkan.

Gaya teller nunduk abis yang hiper plus doyong mentok kanan kiri sembari memuntahkan lagu-lagu yang menjadi tonjolannya, langsung menjadi pusat perhatian publik yang ikut menyaksikan langsung aksinya. Bahkan juri PBI yang melakukan eksekusi pun dibuatnya terkesima dengan kinerjanya yang stabil dan penuh dengan performa yang cukup powerfull, maka tak ada pilihan lain bagi juri untuk sepakat menancapkan bendera koncer di nomer yang ditempatinya sekaligus mejadikannya sang juara di sesi Pradana.

Aksi dari AM Holiday

“Kalo bisa dikatakan sih, Holiday ini sudah paket lengkap. Mulai dari materi lagu dengan tonjolan Lovebird yang disambung Cucak Jenggot yang dialunkan panjang-panjang dan kadang keluar Kenarian, gayanya yang hiper doyong, power hingga aksinya yang buka ekor itu semuanya dapet,” ungkap H Topo yang mengaku sangat kesulitan mendapatkan burung dengan performa kayak Holiday.

Turun kembali di sesi kedua yakni Anis Merah Koalisi, Holiday kembali memamerkan kemampuan terbaiknya. Bahkan di sesi ini, perlawanan sengit juga ditunjukkan AM Red Dragon besutan Dodiet Kober SF Malang dan New Camry gaco Wahyu/Sulis KHI Paparazi BC. Meski sudah tampil totalitas ternyata faktor hoki tak lagi menyambanginya, karena dia harus melorot ke posisi runner up.

Raih podium juara di kelas Anis Merah pembuka

Tak berhenti di situ. Seolah tenaga yang dimiliki tak ada habisnya, Holiday kembali menunjukkan kualitasnya di sesi ketiga atau sesi Lestari. Bahkan menurut pria yang sempat mengorbitkan AM Red Bull sebagai gaco utamanya saat itu bahwa justru di penampilan di sesi terakhir jauh lebih edan. Namun sayang, lagi-lagi dewi fortuna belum berpihak padanya dan hanya mampu bertengger di posisi 3.

“Tak ada perlakuan yang istimewa sih saat di lapangan. Proses pengecasan juga seperti pada umumnya dan bisa dilakukan bareng-bareng dengan peserta lain. Untuk waktu ngecasnya sendiri ya setidaknya 15 menit atau satu sesi sebelum digantangkan,” ujar pemilik gerai Surabaya Cell yang berlokasi di Mojoroto Kota Kediri itu yang akhirnya memboyong tropi juara 1,2 dan 3.

Menariknya, ternyata menurut pengakuan H Topo bahwa burung ini awalnya merupakan burung rumahan. Dan ketika pertama kali digantangkan di gelaran Road To Sobat DF Batu Malang di pertengahan bulan Agustus 2020 silam, Holiday langsung koncer dan langsung bikin terkesima seorang H Topo untuk segera meminangnya.

Ternyata feelingnya untuk memboyong AM Holiday cukup jitu. Karena setelah berhasil menjadi miliknya, Holiday terus menerus mengukir prestasi di setiap even yang diikutinya. Bahkan saat berlaga di Bung Karno Cup 2 Blitar yang dikemas NZR Holiday sukses cetak hattrik, yang berlanjut di Walikota Cup 2 Probolinggo yang meski tak berhasil menduduki posisi puncak namun masih berada di jalur prestasi sebagai runner up dan juara 3. Dan yang mengejutkan yakni saat Holiday diturunkan di even bergengsi Piala Pasundan 4 yang berhasil cetak hattrik.

“Begitu Holiday sudah kuboyong, proses perawatan harian sengaja kita rubah. Adalah dengan mengurangi pemberian EF jangkrik dari yang awalnya diberi 2 maka kita cukup memberi 1 ekor saja dan tidak lagi memberi cacing tanah, agar birahinya tidak terlalu over,” tutup H Topo yang akan mempersiapkan AM Holiday menuju even Piala Kretek 4 dan Piala Raja Kediri pada 22 Nopember 2020 mendatang.*

 

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here