Bikin Bangga Kediri, Kresno, James Bond, Mustika Dan Kondang Rebut Juara Di Kambing Hitam Cup IV Jogjakarta

MB Kresno

Beberapa burung asal Kediri sukses menggemparkan warga kicaumania kota Gudeg dalam gelaran Kambing Hitam Cup IV Jogjakarta, 7 Februari 2021 kemarin, yang mampu tampil elegan sekaligus merebut podium juara.

MB Kresno antar Dwi Jalu SF bertengger di podium juara

Di kelas Murai Batu ada MB Kresno. Burung amunisi Dwi Jalu SF Kediri yang saat ini berada dalam kondisi on fire itu pun tak ingin ketinggalan untuk mencicipi manisnya merebut podium juara pada gelaran yang dikemas di Notoprajan Jogjakarta. Dan di kelas Murai Batu pembuka, kurangnya persiapan saat berada di lapangan membuat Kresno belum maksimal dalam memainkan materi andalannya. Meski begitu, tropi juara 4 tak lepas dalam genggamannya.

Saat turun di kelas utama tiket Rp 2,5 juta, Kresno mulai menunjukkan kualitasnya. Beberapa lagu andalan yang menjadi pukulannya mampu disemburkannya dengan cukup panjang-panjang disertai dengan roll yang dahsyat plus volumenya yang keras. Sayangnya, aksi dari burung yang beberapa pekan terakhir ini selalu sukses berada di jalur juara di beberapa even besar yang diikutinya itu pun belum bisa meluluhkan hati para juri yang bertugas.

Juara 4 di kelas Murai Batu pembuka

Berbagai strategi penerapan pola perawatan yang tepat untuk kembali memaksimalkan performa Kresno pun dilakukan, salah satunya untuk menghadapi di kelas penutup Murai Batu. Dan benar saja. Sesaat usai digantangkan, pukulan tajam Cililin yang cukup panjang-panjang langsung keluar dari paruhnya yang terlihat cukup ngotot. Ditambah lagi dengan keluarnya gaya sujud-sujud saat mengalunkan irama lagu, semakin memperindah penampilannya. Sehingga tak ada alasan lain bagi juri untuk menyatukan hati dalam menancapkan bendera koncer.

MB James Bond amunisi Hendra Rafif runner up di kelas Tantangan G36

Kejadian mengejutkan terjadi di kelas Murai Batu Tantangan G36 tiket Rp 500 ribu. Pasalnya MB James Bond besutan Hendra Rafif Kediri yang kurang begitu diunggulkan di kelas Murai Batu justru menunjukkan kualitasnya, dengan menampilkan aksi gemilangnya dalam mengalunkan lagu-lagu yang menjadi andalan roll tembak yang cukup panjang-panjang plus power mumpuni.

Berkat aksi edannya itu, James Bond berhasil menempel ketat Kawaguchi Jr Duo amunisi Mr King Kawaguchi Tangerang yang saat itu tampil paling menonjol. Hingga akhirnya, posisi runner up berhasil direbutnya sedangkan sang peraih podium juara direbut oleh Kawaguchi Jr Duo.

Cendet Mustika gaco tergress Ir Heru teruskan tradisi juara para seniornya

Sementara itu, Ir Heru Kediri yang selama ini mengandalkan Cendet Jalu dan Leher Beton untuk bisa bertarung di lomba besar, justru kali ini lebih mengandalkan kemampuan Cendet Mustika yang merupakan gaco tergress yang baru didapatnya beberapa pekan silam. “Kebetulan Jalu dan Leher Beton emang lagi ngurak, sehingga yang kuandalkan hanya Mustika,” celetuk Ir Heru yang juga membawa Kacer Gentayangan.

Dengan performa yang tak kalah dengan seniornya yakni Jalu dan Leher Beton, Cendet Mustika berhasil memamerkan aksi roll speed rapat plus power keras disertai gayanya yang nancap abis. Berkat kestabilannya dalam membawakan lagu-lagu yang lumayan komplit, membuatnya jadi perhatian para juri yang bertugas. Alhasil, tropi runner up kelas Cendet Militan dan juara 3 Cendet Konservasi menambah jumlah koleksi tropi di almari rumahnya.

LB Kondang tampil gemilang di kelas LB Umum Konservasi

Yang terakhir membawa nama Kediri yakni LB Kondang Mr Gufron Trisula SF Kediri. Di tengah kepungan burung-burung bertipikal konslet yang memiliki durasi ngekek yang sangat panjang-panjang, ternyata Kondang mampu memberikan perlawanan yang cukup ketat. Berkat durasi ngekek yang begitu panjang dengan hanya beberapa kali pukulan, mengantarkannya merebut gelar juara di kelas Lovebird umum Konservasi.*

 

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here