Anniversary 2 SMM #4 – Andalkan Burung Jawara Latberan, Yoga Arafat Boyong 3 Tropi Juara

“Kalau ada tambahan kelas lagi, kita akan main lagi,” begitulah salah satu celotehan Yogi Arafat seusai burung gacoannya sukses mengoleksi juara 1, 1 dan 4 di 2nd Anniverasary SMM ( 12/6 ) kemarin.

Rasa pesimis sempat dirasakan pemilik dari Arafat BF Mojokerto ini sebelum dimulainya lomba. Pasalnya Predator yang menjadi andalannya selama ini tidak bisa tampil lantaran masih dijadikan indukan di penangkaran ring Arafat BF Gondang Mojokerto.

Diluar dugaan, Yoga Arafat akhirnya pulang bawa 2 tropi juara 1

Berbagai langkah dilakukannya demi persiapan menuju even akbar yang digebyar di Agrowisata Batu Malang itu, salah satunya dengan melakukan perburuan ke beberapa gantangan di Mojokerto raya. Sayang langkahnya itu tak membuahkan hasil sementara hari H sudah mulai mendekat.

Hingga akhirnya Yoga pun memutuskan untuk memboyong gaco andalannya di latber-latber. “Sebenarnya cukup lama sih aku memiliki burung ini, namun hanya aku gunakan untuk menggantang di latberan,” aku Yoga yang akhirnya memboyong burung yang langganan juara di gantangan rutinan alias latber.

On fire, Opo Jare tampil stabil di 3 kelas

Kurang percaya diri dengan kualiitas burung yang dibawanya benar-benar dirasakannya sejak awal. Terbukti di kelas SMM tiket 11 juta, dia justru menurunkan Gagak Rimang yang notabene nya merupakan burung besutan rekannya yakni Kaji Jaddab. Padahal kondisi Gagak Rimang sendiri saat itu yang kurang fit.

Dan sungguh diluar dugaan. Burung yang dikasih nama Opo Jare dari bahasa jawa yang artinya apa katanya itu ternyata mampu tampil totalitas dari awal digantangkan hingga berakhirnya penilaian. Lebih banyak mengandalkan roll tembak yang tidak terlalu panjang namun rajin dilontarkan serta power tembusnya, burung yang berada di nomer gantangan 5 tersebut berhasil menarik perhatian juri yang bertugas. Puncaknya perolehan bendera koncer kelas Bermartabat sukses direbutnya.

Tak berhenti sampai di situ. Dengan kondisi yang lagi on fire, Opo Jare kembali menunjukkan kualitasnya. Di Tengah gempuran burung-burung mahal, burung latberan ini justru semakin enjoy dalam memainkan keahliannya dalam mendubbing lagu-lagu masteran dengan cukup baik. Alhasil dominasi bendera koncer yang tertancap di nomer yang ditempatinya, kembali mengantarkannya mengangkat tropi juara berlapis emas kedua kalinya alias double winner.

Dan siapa sangka. Di penghujung acara yakni kelas Beradab, Opo Jare yang tampil ketiga kalinya itu ternyata masih mampu menampilkan topformnya. Bahkan Yoga pun akhirnya kembali naik podium untuk menerima tropi juara 4.

Berkat penampilan apiknya di 3 kelas yang diikuti, kabarnya tawaran untuk meminangnya semakin deras. “Ya kalau harganya cocok ya baru saya lepas,” ujar Yoga.*

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here