News

Galeri Foto Latpres DFP Madiun: Lereng Wilis SF dan Wonoasri BC Sengit, Akar Rumput Tumplek Blek

Kontesburung.com – Perebutan juara SF kian sengit setelah dua team saling adu ‘kekuatan’ di gelaran “Latpres Kemenangan RGN Madiun” yang di helat di Gantangan Wisata Dungus Forest Park (DFP) Kecamatan Wungu, Kelurahan Wungu Kabupaten Madiun. Minggu (9/5/2021).

Ngrangsek sejak awal gelaran, Wonoasri BC asal Caruban yang ikut berebut juara SF terus menyumbang poin manis dengan beberapa gacoannya yang masuk urutan peringkat atas. Sehingga poin mentereng perolehan angka SF pun seperti tak tergoyahkan.

BURUNG – BURUNG LOVEBIRD TERBAIK MILIK AKAR RUMPUT HEBOH BERANI ADU KUALITAS DENGAN BURUNG – BURUNG PAPAN ATAS.

Namun, tidak disangka satu team dekatnya atau masih satu tongkrongan dengan Wonoasri BC, yakni Lereng Wilis SF rupanya juga tak mau kalah, secara bersamaan pada pertengahan lomba burung-burung terbaik dari Lereng Wilis mulai memperlihatkan tajinya, seperti di kelas Murai Batu, Kacer, Cendet dan Lovebird. Sehingga secara perhitungan perolehan poin SF dari Wonoasri BC bisa dikejar oleh Lereng Wilis SF.

Hasil dari penghitungan terakhir, Wonoasri SF yang dikomandani oleh Mr. Sugianto dan Lereng Wilis yang di motori Mr. Jamil Najjah pun berhasil mengumpulkan angka sama-sama memukau dan jauh meninggalkan team-team yang lain.

WONOASRI BC KOMPAK DAN HANYA SELISIH SATU POIN DENGAN JUARA SF LERENG WILIS SF.
LERENG WILIS SF BERHASIL BOYONG JUARA UMUM TERBAIK SINGLE FIGHTER.

Setelah dihitung secara cermat oleh panitia lomba, hasil akhir ternyata Lereng Wilis masih mampu unggul satu poin dari Wonoasri BC, 900 untuk Lereng Wilis dan 850 untuk Wonoasri BC. Sehingga Lereng Wilis berhak atas juara umum terbaik Single Fighter pada gelaran kali ini.

“Selisih tipis, ya gak papa, memang sudah real seperti itu penghitungannya. Lagian teman-teman lereng wilis ini kan juga masih satu tongkrongan dengan kami jadi kalau juara SF kena mereka kami juga ikut senang, “ungkap Sugianto, punggawa dari Wonoasri BC seraya memberi ucapan selamat kepada Jamil Najjah dari Lereng Wilis SF.

Baca Juga :  KCI-M Cup 2 - Malang, Konsep Sederhana Namun Penuh Makna
ANDIKA (Alifka YP) MEROKET DENGAN LOVEBIRD NOVELLA, PAUD A JUARA 1 dan PAUD B JUARA 2.
MR. SARWANI, NANCEP DENGAN BURUNG LOVEBIRD ANDALANNYA DI PERINGKAT TERATAS.

Dilain pihak, Jamil Najjah dari Lereng Wilis SF mengatakan gelaran kali ini sekedar buat refreshing saja sambil cari setingan, tipis-tipis sambi nunggu berbuka puasa. Lagian menurut dia beberapa burung milik Lereng Wilis memang lagi belum pada setabil.

“Berkat suport dari teman-teman juara SF bisa didapat Lereng Wilis, terutama poin di Kelas Murai. Kelas Murai ada satu gacoan baru milik team kami dan Alhamdulillah kerja bagus pada sesi kedua masuk juara 2 sehingga bisa unggul satu poin dari Wonoasri BC, “terang Jamil Najjah.

DOBLE WINNER, JAWARA KELAS MURAI BATU A DAN B.
MR. LHANDOH LERENG WILIS SF AMANKAN SATU ANGKA DI KELAS CENDET.

Sementara itu, jalannya lomba di Latpres Kemenangan RGN Madiun yang di motor oleh Mr. Antok Pelangi berjalan lancar. Peserta akar rumput setempat hampir tumplek blek di gelaran akhir Ramadhan kali ini.

Sekedar info, Gantangan DFP Madiun sendiri memang gantangan yang terletak di daerah pinggiran Kabupaten Madiun yang mayoritas pesertanya juga berasal dari daerah setempat. Bisa dikatakan DFP memang menjadi markasnya kicau mania Madiun bagian Timur yang mana mereka bila lomba ke daerah Kota harus menempuh jarak yang lumayan jauh.

LOVEBIRD LOVERS, DAPAT DOORPRIZE SIRUP.
DEWAN JURI BERTUGAS, RGN MADIUN.

Sehingga pada setiap Latber rutinnya, Gantangan DFP selalu setabil karena mempunyai komunitas kicau mania sendiri. Peserta selama ini berasal dari beberapa Desa yang ada di daerah Kecamatan Kare, Gemarang, Dagangan, dan Wungu (Madiun bagian Timur) serta beberapa pemain Kota yang juga tak jarang selalu rutin hadir dalam setiap kegiatan Latber maupun Latpres di Dungus Forest Park. (*)

Berikut galeri foto kegiatan Latpres Kemenangan RGN Madiun di Gantangan Dungus Forest Park pada Minggu 9 Mei 2021:

Related Articles

Back to top button