Kontes

Anis Merah Mania Berkoloni, Mojito Curi Perhatian di Sabtu Ceria GAP

Seperti biasa, event Sabtu ceria di gantangan Anyar Persada Peguyangan Denpasar bersama Oriq Jaya DPW Bali tidak pernah sepi dari para penggemar anis merah. Area yang luas untuk ngecas dan gantangan yang sepi dari lalu lalang kendaraan membuat nyaman para gaco unjuk kebolehan. Seperti tampak pada latpres Sabtu, 2 Juni 2018, sebelum juri hadir di tengah-tengah arena karena harus bertugas di gantangan lain, para  merah mania dengan sabar menunggu untuk gantang pertama.

sa
MR. BOWO: Turunkan Mujito Sesaat Setelah Mendapat Koncer A

Tatkala aba-aba anis dinaikkan dari juri senior Lukman Hakim, Mojito dengan hati-hati digantang sang pemilik Dex Yow mengambil posisi di pinggir timur. Bersama Lampu Ijo yang bersebelahan langsung lelep. Hingga penilaian berakhir Mojito yang disupport Mr. Bowo tampil perfoma yang akhirnya  mendapat koncer A disusul Lampu Ijo milik Dex Rana di posisi kedua.

sa
SUGRIWA: Petik Kemenangan di Kelas Cucak Ijo Pertama

Para penggemar anis merah tidak beranjak dari arena menunggu leg kedua. Kali ini peta kekuatan berubah.  Domino yang digantang di pinggir selatan langsung tancap gas. Teller semidoyong full kanan kiri penuh power membuat juri memilih Domino naik podium disusul Max dari Vic Team.

sa
KOLONI: Merah Mania Berkoloni, Peserta LB Membluak

Di kelas cucak ijo Sugriwa yang diusung Pamungkas dari Peguyangan baru kali ini berhasil mengorbitkan gaco cucak ijonya setelah lebih dari setahun turun di arena lomba. Roll tembak menjadi andalan Sugriwa memenangkan leg pertama. Namun di laga kedua P 70 yang jauh-jauh datang dari Kaba-Kaba berhasil naik podium. P 70 kembali joss di leg penutup dengan hasil double winners.

BOJES: Kombinasikan antara Rolingan dan Tembakan

Di kelas love bird yang diluberi peserta mengukuhkan Alexis di kelas pertama dengan 695 poin dipepet Takumi dengan 625 poin di posisi kedua. Di leg kedua Sakti yang sempat tertinggal di posisi kedelapan berhasil ke puncak setelah mengumpulkan 1010 poin. Masih dilanjutkan di leg ketiga, giliran Noni Bali  milik Wijaya S dari Kristal SF yang naik panggung dengan 235 poin.

sa
POTRE KONENG: Menangi Kelas Paud Sesi Perdana

Tak kalah seru di kelas paud yang full peserta. Potre Koneng menjadi yang terbaik dengan 990 poin bersaing ketat dengan Hunter dan Sabrina yang meraih 850 dan 800 poin.    Namun di leg kedua Doni debutan Risky melejit setelah meraih 895 poin. Sulitnya mengkondisikan paud terlebih lagi jelang malam membuat peta kekuatan berubah. Giliran Kopral milik Mbah Gondrong yang sempat tertinggal di posisi ketiga berhasil duduk di puncak kelas C.

Di partai panas murai batu, sederet gaco yang digantang di pinggir utara tampil merata. Ada yang rajin nyangkul, ngeroling, ada yang berhasil mengkombinasikan rolingan dengan tembakannya. Bojes akhirnya memenangkan pertarungan disusul Virus di posisi kedua. Di leg kedua yang mulai mahgrib Petir berhasil memenangkan pertarungan.

Selain para juara memperoleh dana pembinaan, trofi dan piagam, pemilik burung atau single fighter juga berkesempatan memperebutkan best of the best setiap bulan melalui poin harian juara 1 dan 2 dan juga akan diakumulasikan dari terbaik tiap bulan menjadi terbaik tahun 2018. Made Sendra mewakili GAP mengucapkan terimakasih kepada seluruh kicau mania yang sudah setia menghadiri latber di GAP dan memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan. *kb3

Related Articles

Back to top button