Murai Jendral Doni DKjaya Hattrick di Kades Cup Banyuwangi: Rolingannya Ciamik, Sabet Murai Terbaik

Jauh-jauh membawa murai batu Jendral ke event Kades Cup Banyuwangi, Minggu 16 Desember 2018 kemarin, Doni DKjaya bisa tersenyum lega karena bisa membawa pulang oleh-oleh. Jendral yang turun all out di tiga kelas murai yang disediakan panitia sukses melibas habis dengan hasil hattrick. Dengan tiga kali mengantongi juara pertama, Jendral berhak menyandang gelar murai batu terbaik alias BOB.

Bahkan Doni DKjaya yang turun mengibarkan bendera single fighter dinobatkan sebagai juara umum SF. ‘’Kami mengucapkan terimakasih kepada teman-teman yang sudah mendukung sehingga Doni DKjaya bisa membawa pulang trofi juara umum single fighter,’’ ujar Doni DKjaya yang tinggal di Karangasem Bali.

Hasil hatrrick yang diraih Jendral di tengah gaco-gaco murai batu di Banyuwangi tidak terlepas dari rolingan-rolingannya yang kental membawakan lagu gereja tarung, kenarian, cucak jenggotan dan kolibrian. Lagu-lagu kecil ini begitu piawai dirangkai menjadi jalinan irama lagu yang apik. Terlebih lagi diselingi besetan cucak jenggotan yang membuat kombinasi antara rolingan dan tonjolannya menjadi seimbang. Tiga kali turun di kelas kades, sekdes dan kadus, Jendral berhasil menjadi sang juara.

Jendral bukan kali pertama meraih prestasi di lapangan. Ketika di bawah asuhan ketua cabang Bnr Karangasem ini, Jendral sudah berulang kali meraih prestasi di Bali. Misalnya berhasil juara di gantangan Wates Sesetan pada 2 Desember silam. Sebelumnya di gantangan Gianyar BC pada 25 November dan juga di tempat-tempat lain.

Jendral sedang berumur matang, sehingga masih bisa berlama-lama diturunkan di arena. Untuk minggu pecan depan, Jendral akan memilih tempat yang pas sehingga bertemu dengan musuh yang pas pula. ‘’Soalnya banyak lomba, jadi kami mesti memilih lapangannya yang cocok buat Jendral,’’ pungkas Doni DKjaya. *kb3



