Resmi Dilaunching, Lapangan Baru CTP BF Bangkalan Mampu Menampung 284 Peserta

Pertanggal 6 Januari 2019, lapangan baru milik CTP Bird Farm Bangkalan, resmi dilaunching. Hadir dalam cara tersebut, Ketua Pengda P3SI Bangkalan, Moh.Arifin dan beberapa tokoh perkutut serta sesepuh Bangkalan. Dalam sambutannya, Moh.Arifin mengaku senang karena di Bangkalan ada lokasi yang bisa dijadikan alternative bagi kung mania untuk melatih dan memastikan kesiapan burung perkututnya.

“Saya harapkan lokasi baru ini bisa menjadi manfaat bagi kung mania untuk menyalurkan hobi perkututnya. Gunakan lokasi ini demi membangun hobi burung perkutut yang lebih baik,” trang Moh.Arifin. dan diharapkan pula dengan adanya lapangan baru ini akan semakin menyemarakkan hobi perkutut yang ada di Bangkalan.
Ra Mahmud selaku pimpinan CTP Bird Farm mengaku lega dengan selesainya lapangan ini. Awalnya, lokasi latihan kerek bareng digelar di markas CTP. Seiring perjalanan waktu, ketika peserta semakin lama mengalami peningkatan, lokasi tadi nampaknya sudah tidak cukup untuk dipertahankan.
Setiap kali ada gelaran kereka bareng, baik hanging ataupun kerekan, selalu ada peserta yang tidak kebagian tempat. Muncul keinginan untuk mencari lahan baru agar agenda yang rutin digelar setiap Selasa, benar-benar bisa menjadi tempat bagi kung mania untuk berkumpul dan melatih burung perkututnya.

Sampai akhirnya, dilokasi inilah menjadi pilihan. Lokasi yang berdampingan dengan kediaman Moh.Ahyar tokoh perkutut yang kini absen karena kesibukan kantor, dipilih menjadi lokasi baru. Ahyar sendiri mengaku tidak keberatan dengan kehadiran lokasi tersebut. “Saya malah senang jika Ra Mahmud memanfaatkan lokasi ini untuk tempat latihan perkutut,” jelas Moh.Ahyar.
Ra Mahmud sendiri mengaku betterima kasih atas respon bagus yang diberikan Moh.Ahyar. tanpa menunggu waktu lebih lama, proyek ini langsung digarap dan bisa sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Alhamdulillah akhirnya pengerjaan lokasi lapangan baru CTP BF selesai sesuai target yang kami harapkan. Tidak ada kendala meski dilakukan dalam waktu yang cukup mepet,” tegas Ra Mahmud. Dilanjutkan olehnya bahwa untuk merampungkan pembangunan kerekan dan gantangan membutuhkan waktu sekitar dua minggu.

“Sebenarnya proses pendirian kerekan hanya butuh waktu tiga haris selesai, sisanya adalah pembuatan kerekan dan juga gantangan yang menyita waktu cukup lama, namun saya puas dengan hasil yang sudah dilakukan teman-teman di Bangkalan,” lanjut Ra Mahmud. Lapangan baru yang berada di bekas lapangan KONI Bangkalan, mampu menampung sebanyak 284 ekor perkutut (peserta).

Adapun rinciannya adalah 180 kerekan (4 blok) dan 104 gantangan (2 blok) untuk piyik hanging. Menurut Ra Mahmud, jumlah blok yang sudah berdiri, nampaknya tidak akan mengalami penambahan. “Saya kira apa yang sudah kami miliki saat ini tidak akan mengalami perubahan jumlah blok, baik kerekan ataupun gantangan, karena lokasinya sudah tidak memungkinkan,” kata Ra Mahmud lagi.

Dan yang paling penting adalah bahwa lokasi yang dibangun ini sudah memenuhi cukup representative, karena memiliki lahan parker luas, tempat teduh dan rindang serta kenyamanan bagi peserta yang dianggap nyaman. Dengan selesainya lapangan ini, maka agenda Liga CTP 2019 yang bakal digelar mulai Selasa, 8 Januari 2019 bisa segera direalisasikan.

“Pengerjaan lokasi ini memang sengaj kami kebut agar bisa digunakan untuk gelaran Liga CTP 2018,” lanjut Ra Mahmud.



